3 Kelas Handphone Samsung Sebagai Merek Nomer 1

Kelas Kelas Hp Samsung

Dari global handphone, Samsung telah membuktikan menjadi pemain krusial piranti hardware telekomunikasi. Penjualannya sedunia hanya kalah dari Nokia sebagai pemain primer ponsel. Samsung nan ‘kalah’ itu ‘hanya’ mendapatkan share 19% penjualan Hape di seluruh dunia.

Harga Handphone Samsung

Di Indonesia memang kalah, dan tengah dikebiri kenyataan unik penjualan handphone Blackberry sebab pasar Indonesia memang beda sendiri. Namun, hal itu tak dapat mengenyahkan kualitas hp keluaran Samsung sendiri. Termasuk dari harganya. Berikut ini pembagian kelas HP Samsung terbagi pada tiga kelas.

Kelas Lowend

Harga nan perlu Anda kenali dari sisi pilihan Low End , selalu di bawah 1 juta rupiah. Pada kelas Lowend, Anda dapat simak Samsung Genoa sudah touchscreen, D900i, J200, i320, M3510beat B, atau seri E1660 murah meriah sudah dapat radio fm. Kelebihan Samsung ialah kualitas semikonduktornya, sebagaimana Nokia. Tidak mudah payah, di kelas harga rendah.

Kelas Mindend

Pada kelas midend, handphone Samsung sebagaimana pemain ponsel lainnya menawarkan kelebihan pada fitur internet + social network. Seperti integrasi dengan Facebook, Twitter, Youtube, bahkan CNN. Yang menjadi rebutan nan laris manis ialah Samsung kelas Samsung B7320 Omnia Pro, qwerty, wifi, HSDPA, atau Samsung Monte S5620, nan kapasitas dan wi-fi, serta menunjang konektivitas internet sampa HSDPA 2mbps.

Pada kelas midend ini pun digelar sang kampiun Android, Galaxy Spica. Keunggulannya tentu saja sisi sistem operasi dan dapat membuka film resolusi tinggi berformat Avi/Xvid. Artinya, hampir seluruh ektensi arsip video nan populer.

Kelas Highend

Untuk kelas Highend, tak ada nama sehebat i9000 Galaxy S, nan syahdan hadir berhadap-hadapan langsung dengan kelas iPhone. Kelebihan dari Galaxy S seabrek. Yang primer ialah layar super amoled, tak rentan cahaya matahari, lapisan metal pelindung dari retak, Android paling lawas tipe Esclair pada pertengahan 2010. Kompatible dengan TV, dapat dijadikan wireless modem dan harganya jelas maksimal.

Handphone High End dengan kisaran 3–12 juta rupiah, akan selalu menjadi agunan mutu dan agunan impian bagi Anda nan berkantung tipis. Percuma bicara kalimat fatalis macam ini pada pembeli kelas High End “punya HP nan krusial dapat telepon.” Karena kalimat itu tak logis, mengingat apa nan ditawarkan kelas High End memang teknologi nan layak berbayar mahal.

Lihat saja harga handphone baru nan murah di toko-toko atau di majalah ponsel, banyak nan meniru hp bermerk, baik dari bentuk maupun fiturnya. Jadi, masyarakat nan mempunyai uang nan pas-pasan, bisa membeli hp nan harganya murah dengan bentuk dan fiturnya sama dengan handphone bermerk.

Para pengusaha target penjualan handphone murah, mereka menjual produknya di Indonesia, tentu saja mencoba mencari peruntungan di pasar Indonesia. Hasilnya mereka sukses membuat masyarakat Indonesia buat tertarik membeli barang mereka sebab masyarakat Indonesia itu terbilang masyarakat nan konsumtif.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.