Keunikan Sajian Bakso Menggunakan Tempurung Kelapa

bakso

Sajian bakso menggunakan mangkuk sepertinya sudah biasa, tapi bagaimana jika bakso tersebut tersaji di dalam tempurung kelapa ? sepertinya memang menarik, dan hal tersebut memang benar-benar ada, seperti yang moeoto.com kutip dari liputan6.
Menu bakso memang menjadi menu favorit yang mudah diterima oleh warga Indonesia. Namun ada satu menu bakso di Yogyakarta yang berbeda, dengan menggunakan kuah air kelapa muda atau degan. Tempatnya ada di warung Berkah Bakso Ikan Degan di Bugisan, Jl Sugeng Jeroni no 62 Wirobrajan Patangpuluhan Yogyakarta.

Wiwik Adriana salah satu pengelola warung Berkah mengatakan, menu ini terinspirasi saat ia pergi ke hotel bintang 3 di pelabuhan ratu dengan menu yang hampir sama. Lalu ia mengkombinasikan menu ini sesuai dengan lidah konsumen di Yogyakarta. Ia mengklaim bahwa bakso ikan degan ini merupakan yang pertama di Yogyakarta.

"Waktu itu pas di hotel itu dapat menu menarik. Kan mahal Kalo di hotel sampai 150 ribu. Kalo kita ingin masyarakat juga dapat nikmati dengan tidak mahal. Di sana juga bakso ikan. Kalo disajikan di Yogyakarta tidak laku soalnya kenyil kenyil banyakan kanjinya," katanya di warung berkah Sabtu (14/1/2017).

Wiwik menjelaskan bakso ikan didapat dari pembuat bakso ikan yang dipercaya, sehingga rasanya juga dapat dipertanggungjawabkan. Sementara mi yang biasa ada pada bakso diganti dengan irisan atau serutan degan sehingga mirip mi. Sementara kuahnya memang asli kuah dari air kelapa namun sudah diberi bumbu rahasia. Sehingga rasanya dapat tetap terasa kuah bakso seperti biasanya.

"Diambil kuahnya, dimasak dikasih bumbu rahasia baru dimasukkan nasinya. Degan serutan degan sebagai pengganti mie. Penyesuaian rasa. Setelah mencoba dan ini yang pas. Kita panggil chef dia bilang cocok lalu layak jual," katanya.

Wiwik menjelaskan degan yang dipilihnya adalah degan yang masih muda. Sebab jika menggunakan kelapa yang sudah tua maka akan memengaruhi cita rasa keseluruhan masakan. Oleh karena itu ia sering mencari kelapa muda di daerah Yogyakarta. Menurutnya kelapa muda yang disajikan menjadi menu bakso ini juga bisa menjadi obat. Sesuai dengan khasiat air kelapa muda.

"Bisa buat obat. Rasanya manis ada gurih campur rasa kuah degannya juga masih kerasa," ujarnya.

Wiwik mengatakan dalam penyajian bakso ikan degan ini menggunakan batok kelapa. Selain agar rasa yang disajikan menyatu, nuansa unik yang ada dapat terasa. Walaupun warung ini baru buka 12 Desember 2016 lalu, namun saat ini warung ini mulai banyak penggemar. Setidaknya sehari lebih dari 40-an kelapa muda habis dipesan. Belum juga yang memesan bakso ikan degan menggunakan batok kelapa.

"Biasanya laku sebanyak 40 kelapa utuh ya. Soalnya penyajiannya ada dua pakai batok dan kelapa utuh. Kalau yang batok sehari ya lumayan," katanya.

Wiwik mengatakan jika warung berkah ini merupakan warung bersama antara alumni SMP Immaculata Yogyakarta angkatan 74. Kedekatan berbasis pendidikan inilah yang membuat ingin menyajikan menu makanan yang dapat dijangkau masyarakat.

"Adriana Esti widiyawati, Okti Wardhani, Didik, dan Ong Esti. Kita sudah siap satu menu lagi tunggu aja," ujarnya.

Wiwik mengatakan jika menu bakso ikan degan dengan bahan baku ikan kakap ini, dapat dijangkau masyarakat. Harganya hanya Rp13 ribu per mangkok batok. Satu kelapa muda utuh Rp 18 ribu bisa menjadi pilihan warga Yogyakarta saat menikmati bakso. Ia berharap menu bakso ikan degan buatannya dapat diterima warga Yogyakarta.

"Buka dari jam 11 siang sampai jam 7 malam. Ya kita yang pertama di Yogyakarta kalau di bandung banyak tapi pakai bakso sapi. Kita ikan," pungkasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.