Tips Agar Anak Tidak Takut Disuntik

Cara Mengatasi Ketakutan pada Jarum Suntik

Biasanya anak-anak akan merasa takut jika melihat jarum suntik, tapi tidak hanya anak-anak saja bahkan orang dewasa pun masih banyak yang takut kepada jarum suntik, mungkin salah satunya adalah anda. Jika memnag benar demikian, maka anda harus menyimak tips berikut tentang cara mengatasi ketakutan pada jarum suntik yang moeoto.com kutip dari kompas.

Apakah jarum atau darah membuat Anda merasa pusing dan gemetar? Jika ya, mungkin ada keinginan untuk mengeliminasi rasa takut tersebut.

Pasalnya, berani dengan jarum suntik dapat memberi keuntungan pada Anda. Misalnya, obat yang diberikan oleh dokter, bekerja lebih cepat saat diberikan via pembuluh darah dan masih banyak lagi prosedur medis penting yang harus dilakukan dengan menggunakan jarum suntik dan beberapa melibatkan darah.

Simak penjelasan dari Dr. Roshini Rajapaksa, gastroentrologis dari NYU Langone Medical Center tentang bagaimana caranya agar kunjungan Anda ke dokter berikutnya, tak lagi menakutkan.

Menurut Rajapaksa, ketakutan yang Anda alami disebut respon vasovagal, refleks yang terjadi ketika tubuh Anda bereaksi berlebihan terhadap pemicu tertentu, misalnya darah atau jarum.

Pemicu itu merangsang saraf yang kemudian menyebabkan detak jantung Anda melambat dan tekanan darah Anda menurun. Akibatnya, Anda mungkin tiba-tiba merasa demam atau pusing, pucat, atau bahkan kehilangan kesadaran.

Untuk mengatasi pusing ketika sample darah Anda harus diambil oleh dokter, praktikkan teknik pereda ketegangan berikut ini: Tegangkan otot-otot tubuh Anda selama 10 sampai 15 detik, kemudian lepaskan selama 20 sampai 30 detik.

Hal ini akan membantu meningkatkan tekanan darah dan mencegah rasa ingin pingsan. Minta kepada dokter agar Anda boleh berbaring dan layangkan pandangan Anda ke arah lain selain tangan Anda. Dengan demikian, perhatian Anda akan teralih dari jarum suntik dan darah yang mengalir.

Dunia medis belum sepenuhnya mengerti mengapa ada beberapa orang memiliki respon vasovagal dan yang lainnya tidak.

Para dokter percaya, biasanya respon vasovagal tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan khusus, terutama jika itu tidak mengurangi kualitas hidup Anda. Tetapi, jika reaksi vasovagal muncul secara konstan dan begitu buruk sampai Anda melewatkan jadwal vaksin, dan prosedur penting medis lainnya, sebaiknya Anda berkonsultasi ke psikolog.

Mereka dapat membantu Anda mengatasi ketakutan dengan menggunakan terapi pemaparan atau exposure therapy yang terukur (di mana Anda berlatih berada di hadapan jarum sampai Anda tidak lagi terlalu peka terhadap jarum suntik).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.